Berita Terbaru
22 November 2017

Seorang santri baru yang baru pertama kalinya memasuki dan menjalani kehidupan di Pondok Modern Arrisalah akan tertegun melihat dinamika kehidupan yang ada di Pondok Modern Arrisalah. Setiap santri setelah masuk di Pondok Modern Arrisalah, akan merasakan kentalnya pendidikan kemandirian. Saat tiba di Arrisalah, tak ada seorang pun yang dikenal oleh seorang santri baru. Mungkin kalau ada yang dia kenal, itupun hanyalah sebatas tetangga ataupun bahkan rumahnya pun jauh dan saling tidak mengenal.

 Ketika seorang santri baru diantar oleh keluarganya, berarti dia sudah berniat dan bertekad bulat bahwa dia datang ke Pondok Modern Arrisalah untuk menuntut ilmu. Maka, semenjak itulah kemandirian itu mulai muncul dari setiap siswa.

Ketika dia memasuki ke kamar yang telah ditentukan, maka dia akan menghadapi wajah-wajah yang belum dia kenal sebelumnya. Keadaan seperti ini juga dirasakan oleh santri baru yang lainnya. Dengan cepat, santri-santri Pondok Modern Arrisalah menyadari bahwa tidak selamanya mereka akan bergantung kepada orang tua apalagi kepada orang lain. Namun, sebagai makhluk sosial, manusia haruslah pandai bergaul dan suka menolong orang lain. Dengan kondisi yang demikian, maka santri terbiasa dengan kehidupan majemuk yang sangat membutuhkan mental untuk mandiri dan saling tolong menolong serta membantu yang lainnya.