Berita Terbaru
14 November 2018

HUT RI ke 72 PM. Arrisalah

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun yang ke-72 Republik Indonesia di Pondok Modern Arrisalah.

Merdeka!! Merdeka!! Merdeka!!
Allahu Akbar!! Allahu Akbar!! Allahu Akbar!!

Buka Bersama di Pondok Modern Arrisalah, Ramadhan 1437 H

 
 
 
 
Kamis, 30 Juni 2016 diadakan acara Buka Bersama di Aula Duta Indonesia Pondok Modern Arrisalah. Acara ini dihadiri oleh seluruh guru pondok, alumni, wali santri dan masyarakat sekitar pondok.
 
Sekitar 1400 orang menghadiri acara tahunan ini. Dimulai dengan ceramah Bapak Pimpinan Drs. K.H. Moh. Ma'shum Yusuf pada 17.00 WIB, kemudian buka bersama dengan makanan ringan yang telah disediakan. Tanpa menunggu jeda, langsung diadakan sholat maghrib berjamaah di Aula, baru kemudian acara makan diadakan selepas sholat.

 

 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dengan segala hormat,

Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya tidak mengurangi rasa hormat kami, karena tidak menjumpai Bapak/Ibu yang telah sudi mangantarkan putra-putrinya ke Pondok kita ini.

Dengan rasa syukur kepada Allah SWT, putra/putri Bapak/Ibu kami terima di pondok kita ini dan kami anggap sebagai anak sendiri.

Putra/putri dari Bapak/Ibu akan kami didik dengan sebaik-baiknya, dan tidak lupa kami mohon do’a kepada Allah SWT supaya dimudahkan untuk membimbingnya.

Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan :

Kami mohon supaya penyerahan putra/putri ini diniati dengan ikhlas lillahi ta’ala, seperti saat Nabi Ibrahim As menyerahkan putranya Ismail kepada Allah SWT.

Jerih payah Bapak/Ibu mengantarkan, membiayai, mengajak, mendidik, mengajar, memarahi dan mengarahkan. Semuanya harus diniati ikhlas lillahi ta’ala.

Kita harus yakin sepenuhnya bahwa, anak adalah milik Allah sepenuhnya, diamanatkan kepada orang tua untuk dididik, dengan diserahkan beberapa waktu kepada Pimpinan Pondok, oleh sebab itu pendidikan dan pengajaran buat anak

adalah tetap menjadi tanggung-jawab kita bersama.

 

Di samping Bapak/Ibu secara lahir menyerahkan dan membiayai, pondok menjalankan pendidikan dan pengajarannya, maka orang tua harus tetap prihatin, selalu ikut memohonkan kepada Allah supaya putra/putri kita: 

Kerasan/betah seperti halnya di rumah sendiri.

Bisa belajar dengan sebaik-baiknya.

Sehat lahir-batinnya.

Dibukakan oleh Allah jiwa, hati dan otaknya.
Dan selalu mengikuti agama Allah serta memperjuangkannya.

Niat Bapak/Ibu menyantrikan putra/putrinya ke pondok ini harus bersih dan ikhlas, yaitu melaksanakan amanah Allah, mendidik anak agar bisa beribadah kepada Allah dengan sebaik-baiknya, mengikuti jalan-Nya, dan bisa mencari ilmu dengan sebaik-baiknya.

Jangan usah khawatir! Serahkan sepenuhnya kepada Allah! Kita laksanakan sunnahnya, masa depan anak semuanya, hanya Allah yang akan menolong dan mengarahkannya ke jalan yang lurus.

 

Usaha Bapak/Ibu secara batin; dengan selalu memohon untuk putra/putrinya setelah shalat fardlu atau kapan saja dengan: 
Membacakan:
Al-Fatihah
Al-Ikhlash
Al-Falaq
An-Nas
Terserah berapa kali membacanya, berdo’a apa saja boleh, mintalah untuk kebaikan anak kita, keluarga kita dan orang-orang shalih-mukmin.

 

Kalau anak Bapak/Ibu tidak kerasan, jangan putus asa untuk:

Menanyakan sebab-sebabnya.

Memecahkan permasalahannya.

Selalu menasehati yang baik dan memohonkannya kepada Allah. Ingatlah! Itu adalah ujian dari Allah semata.

Mengunjungi mengirim surat atau menghubungi via telephon:

KMI Remaja Putra (0352) 371007
KMI Remaja Putri dan TKIA (0352) 371005 
KMI Kecil (0352) 371006 
Atau ke nomer Hp Bapak/Ibu guru terdekat dan lainnya.

 

Kalau putra/putrinya sakit akan diobatkan, kalau sakitnya berat kami akan memberitahukan.
Kalau masalah makan, insayAllah sudah cukup. Kalau perlu tambah yang lebih baik, sudah disediakan di kantin pondok. 
Semua pelajaran dimulai dari kemampuannya, kalau putra/putrinya merasa berat pada permulaannya supaya mengikuti saja -insyaAllah- lambat laun akan bisa mengikutinya dengan baik.

Berdisiplin akan terasa berat pada permulaannya, tapi kalau sudah berjalan akan terasa ringan dan terbiasa.
Pengiriman wesel dan kebutuhan harian santri supaya lewat post saja, sebab setiap hari pagai post datang ke pondok (bila terasa berat, maka pengiriman uang bisa melalui ATM Administrasi pondok), jangan memberikan ATM kepada putra/putrinya. Bila santri/santri ada kelebihan uang supaya ditabung di TABSIS (Tabungan Siswa) di bagian Administrasi, selain bisa mengambil sewaktu-waktu juga mendidik anak agar berlatih untuk hidup hemat.

 

Akhirnya, semoga usaha kita mendidik putra-putri ini dimudahkan oleh Allah SWT, diberi ilmu yang manfaat, rizki yang luas, umur yang panjang dan barakah, kuat Islam-iman, dan perjuangan kita untuk beribadah kepada Allah SWT dengan sebaik-baiknya. Amiin, Yaa Rabba-l-‘alamin.

Ponorogo, 9 Juli 2008

Pimpinan, Pondok Modern Arrisalah

 

K.H. Drs. MUHAMMAD MA’SHUM YUSUF